Rabu, 13 Agustus 2014

Tetang Jurusan Pend.Bhs.Inggris

Jurusan ini mendidik calon sarjana pendidikan yang memiliki kompetensi sebagai guru Bahasa Inggris yang handal dan profesional, siap menghadapi tuntutan profesionalitas guru. Kualifikasi dosen jurusan ini sebagian besar bergelar Doktor dan Master dari berbagai unversitas di luar negeri. Selain itu juga ditunjang oleh tenaga pengajar Native Speaker dari English Speaking Country terutama untuk mata kuliah Speaking. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris memiliki sarana dan prasarana serta fasilitas yang sangat memadai sebagai penunjang pelaksana pembelajaran, yaitu  ruang kelas multimedia, Computerized Digital Language Laboratory, Laboratorium Drama, Laboratorium Micro Teaching. Selain itu, juga didukung oleh unit-unit yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran antara lain, Language Center (LC), American Corner (Amcor), American Foundation (AMINEF), dan Kursus Bahasa Asing (KBA). Fasilitas bersama seperti Digital Library dan Internet hotspot area juga sangat menunjang belajar mahasiswa. Untuk membekali lulusan dengan ketrampilan tambahan dan siap bekerja di masyarakat, maka jurusan ini menyajikan mata kuliah English for Young Learners (EYL), Bussiness English (BE), dan Translation. Mahasiswa dapat bebas memilih satu dari tiga mata kuliah pilihan tersebut. Harapannya, alumninya dapat memiliki ketrampilan yang menunjang masa depannya, memliki ketrampilan berbisnis, berwirausaha, serta dapat bergelut di bidang perhotelan atau pariwisata. Berbagai kegiatan ekstra yang secara rutin dan berkala diselenggarakan oleh JBPIng adalah Academic Dialogue, General Lecture, English Camp, English Movie Club, Debate Contest, Sport dan Ice Cream Party, dan English Nite. Khusus pada hari Rabu dan Jum’at, mahasiswa dan dosen JPBIng wajib mengenakan PIN bertuliskan “Just speak English with me”, sebagai identitas pelaksana program English day di Jurusan pendidikan Bahasa Inggris. Dengan slogan JPBIng berbunyi “English Brings You A Bright Future”, maka JPBIng yakin mampu menjadi prodi yang benar-benar dapat mencetak lulusannya memiliki masa depan yang cerah dan professional.  

  Sumber : http://www.umm.ac.id/id/page/01030402/pend-bahasa-inggris.html

UMM jas merah

Pendidikan
UMM mempunyai beberapa fakultas, yaitu: Agama Islam, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Hukum, Ekonomi dan Bisnis, Teknik, Pertanian-Peternakan, Psikologi, Ilmu Kesehatan dan Kedokteran.  Selain itu juga menyelenggarakan pendidikan pascasarjana dan doktor.  Saat ini UMM mempunyai 48 program studi yang terdistribusi di beberapa fakultas.
 
Program pendidikan terdiri dari program diploma, sarjana strata 1, pascasarjana, program doktor dan program profesi.  Untuk proses pembelajaran, UMM sudah menerapkan e-learning dan open course ware.  Beberapa jurusan sudah menerapkan sistem ujian berbasis komputer (computer based test).  Mahasiswa dapat mengakses materi pemebalajaran dalam bentuk hard copy di perpustakaan dan secara online, yaitu di digital library, e-journal, skripsi online, dan lain-lain.

Senin, 11 Agustus 2014

konflik

1.      Konflik Intrapersonal
Konflik intrapersonal adalah konflik seseorang dengan dirinya sendiri. Konflik terjadi bila pada waktu yang sama seseorang memiliki dua keinginan yang tidak mungkin dipenuhi sekaligus.
2.      Konflik Interpersonal
Konflik Interpersonal adalah pertentangan antar seseorang dengan orang lain karena pertentengan kepentingan atau keinginan. Hal ini sering terjadi antara dua orang yang berbeda status, jabatan, bidang kerja dan lain-lain.Konflik interpersonal ini merupakan suatu dinamika yang amat penting dalam perilaku organisasi. Karena konflik semacam ini akan melibatkan beberapa peranan dari beberapa anggota organisasi yang tidak bisa tidak akan mempngaruhi proses pencapaian tujuan organisasi tersebut.
3.      Konflik individu dengan individu
Konflik semacam ini dapat terjadi antara individu pimpinan dengan individu pimpinan dari berbagai tingkatan.Individu pimpinan dengan individu karyawan maupun antara individu karyawan dengan individu karyawan lainnya.
4.      Konflik individu dengan kelompok
Konflik semacam ini dapat terjadi antara individu pimpinan dengan kelompok ataupun antara individu karyawan dengan kelompok pimpinan.
5.      Konflik kelompok dengan kelompok
Ini bisa terjadi antara kelompok pimpinan dengan kelompok karyawan, kelompok pimpinan dengan kelompok pimpinan yang lain dalam berbagai tingkatan maupun antara kelompok karyawan dengan kelompok karyawan yang lain.